Ramah, tegas, familiar dan rapi itulah kesan yang selalu ditangkap dari seorang Fauzi Bahar. Banyak hal positif yang telah dilakukan, tak sedikit bantuan telah diserahkan dan jutaan Kalimat Illahi menggema di kota ini. Fauzi Bahar memang pantas memimpin kota ini. Meski tak diminta, saya ingin mendukungnya untuk tetap memimpin kota yang memiliki seribu problema.
   
Padang Kota Tercinta, Kujaga dan Kubela
   
Breaking news
  Terkini  
  Terpopuler  
Agenda
 
  • 09 Agustus 2011
    Sosialisasi Bahaya Narkoba
  • Berita Sebelumnya
     
     
    News
    Kabar Kota

    Walikota Padang Launching Kampung Wisata Budaya Pauh
    Kota Padang Raih Penghargaan Setya Lencana Kebaktian Sosial (SLKS)
    Index
    Press Release
    Fauzi Bahar Dt Nan Sati :”Sesulit Apapun hidup, Jangan Pernah Tinggalkan Shalat”
    Ketika Batas Kesabaran Itu Habis, (Testimoni Seorang Mantan Walikota)
    Walikota Padang Dinobatkan Jadi Datuak Nan Sati di Kaumnya
    Index
     
      Jumat, 19 Juli 2013 - 12:07:06 WIB
      Hadapi Pilwakot 2013, Wako Padang Minta PNS Netral

      Jelang Pemilihan Walikota Padang Oktober mendatang, Walikota Padang DR. H. Fauzi Bahar menghimbau para Pegawai Negeri Sipil (PNS) supaya bersikap netral dan tidak terombing ambing dengan suasana politik.

      Dijelaskan Fauzi, ancaman untuk PNS yang ikut kampanye dan terang-terangan mendukung salah satu calon adalah rekomendasi pemecatan.

      Walikota Padang juga instruksikan kepada para SKPD, supaya dalam pengelolaan APBD yang sudah berjalan agar dilaksanakan dengan baik sesuai dengan prosedur yang berlaku sehingga anggaran yang sudah tersedia dan disiapkan dapat direalisasikan dengan baik. mengingat tahun ini adalah tahun politik, jangan sampai memecah konsentrasi kita dalam melaksanakan tugas dan kewajiban.

      Hal senada juga disampaikan Ketua Panwaslu Kota Padang, Nurlina K, para PNS menjelang perhelatan Pilwakot 2013 pada bulan Oktober nanti supaya bersikap netral dan tidak terlibat dalam politik praktis. “Dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2010 pasal 4 ayat (15) dijelaskan, PNS yang kedapatan tidak netral dalam pemilu diancam sanksi dari mulai penurunan pangkat, mutasi, bebas jabatan hingga pemberhentian tidak hormat,” ungkapnya.

      Lanjut dia mengatakan, sanksi lain yang lebih berat juga, diatur dalam Undang-Undang 32 Tahun 2004 pasal 79 tentang larangan keterlibatan PNS di arena kampanye. Sanksi pidananya diatur pada pasal 116 ayat (3) berupa pidana penjara paling singkat 1 (satu) bulan atau paling lama 6 (enam) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp 100.000 atau paling banyak Rp 10.000.000.

      Sementara ketentuan lainnya kata Nurlina dalam Undang-Undang No 8 Tahun 2012 pasal 86 ayat 2 point (e) mengenai larangan keikutsertaan PNS dalam kampanye. Pada Undang-undang yang sama pasal 278 juga diterangkan, sanksi bagi PNS yang terlibat kampanye adalah pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp 12 juta.



      Akhir Masa Jabatan, Wako Padang Mutasi 3 Pejabat Eselon
      Baznas Kota Padang, Kucurkan Beasiswa Untuk 1.334 Mahasiswa Binaan
      TDS 2013 Meriah dan Sukses, Wako Padang Acungkan Jempol Bagi Warga Padang
      Wako Fauzi Bahar Serahkan Bantuan Lippo Group Rp50 Juta kepada MTI
      Fauzi Bahar Berikan Kuliah Umum di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian PTIK

     
    facebook twitter rss
       
    Pemko Padang

    profil Tentang saya
    RELIGIUS BERPRESTASI Ramah, tegas, familiar dan rapi itulah kesan yang selalu ditangkap dari seorang Fauzi Bahar. KLIK DISINI
     
    galeri Galeri photo
    Galeri photo kegiatan dan aktivitas saya dalam menjalankan tugas sehari-hari
    KLIK DISINI
     
    kontak Kontak
    Sampaikan aspirasi dan koreksi Anda melalui situs ini. Untuk mengirim email Anda.
    KLIK DISINI

    Copyright © 2011 - by Fauzi Bahar. All rights reserved.